Sosialisasi PP No 46 Tahun 2011 : ”SKP datang memacu kompetisi”

16/12/2013 – 13:47

Sosiaslisasi SKP (2)Jumat, 13 Desember 2013 BPK RI Perwakilan Provinsi DIY menyelenggarakan sosialisasi PP Nomor 46 Tahun 2011. Sosialisasi dibuka oleh Kepala Perwakilan, Sunarto dan hadir sebagai narasumber adalah Kepala Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN), Edy Wahyono, dan Kepala Bidang Bimbingan Teknis Kepegawaian BKN, Slamet Wiyono.

Acara ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mengenai sistem penilaian kinerja PNS. Hal tersebut penting mengingat mulai tahun 2014 akan diterapkan sistem penilaian baru yang disebut Sasaran Kerja Pegawai (SKP) seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil. Peraturan Pemerintah tersebut menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1979 tentang Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan Pegawai Negeri Sipil (DP3) yang selama ini digunakan sebagai dasar untuk penilaian kinerja PNS.

Berdasarkan PP No 46 Tahun 2011, penilaian prestasi kerja tersebut terdiri dari dua unsur yaitu SKP (Sasaran Kerja Pegawai) dan Perilaku Kerja dengan bobot penilaian masing-masing unsur SKP sebesar 60 % dan Perilaku Kerja sebesar 40 %. “SKP ini memang merupakan hal baru, tetapi semoga bukan menjadi beban tetapi menjadi pemacu untuk bekerja lebih baik dan maksimal,” kata Kepala Perwakilan, Sunarto, pada saat membuka acara sosialisasi. Sasaran Kerja Pegawai yang selanjutnya disingkat SKP merupaka rencana kerja dan target yang akan dicapai oleh seorang PNS dalam satu tahun.

Secara umum, penilaian dengan menggunakan metode SKP jika dilihat dari sistem penilaiannya akan lebih obyektif dibanding dengan metode DP3. Target yang akan dicapai secara jelas menggambarkan bahwa SKP merupakan penilaian yang benar-benar didasarkan pada prestasi / kemampuan individu untuk mencapai tujuan organisasi sesuai kompetensi yang dimilikinya.