E-Audit dan NCT..Senjata Baru BPK

15/11/2013 – 13:20

DSC_1613Kamis, 14 November 2013, Dengan mengambil tema “Peran BPK RI Dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Negara melalui Sistem Informasi”, Ketua BPK RI, Hadi Purnomo, menjadi pembicara dalam Dialog Terbuka yang dilaksanakan di Ruang Seminar, Gedung Pascasarjana Universitas Gajah Mada, Yogyakarta yang dihadiri oleh para civitas akademika di lingkungan Universitas Gadjah Mada.
Dalam acara yang dibuka oleh Rektor Universitas Gadjah Mada,    Sutikno, Ketua BPK menyampaikan bahwa BPK RI telah mengembangkan Sinergi Nasional Sistem Informasi (SNSI) berupa pusat data keuangan negara untuk membantu pemeriksaan keuangan negara secara elektronik    (e-audit), yang bertujuan untuk mencegah Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) secara sistemik. Dengan e-Audit tersebut diharapkan pemeriksaan dapat berjalan lebih mudah dan cepat dengan cakupan data yang diperiksa lebih banyak. ”Dengan adanya pusat data yang tersambung secara online dan      e-audit, pemeriksaan dapat menjadi lebih mudah dan dapat mengurangi persinggungan antara pemeriksa dengan entitas”, jelas Ketua BPK RI.
Hadi Purnomo menyatakan bahwa dengan implementasi e-Audit pada beberapa pemeriksaan, BPK telah mengungkapkan penyimpangan belanja perjalanan dinas di beberapa entitas dengan nilai yang signifikan. Selain itu dengan adanya e-Audit tersebut Pemeriksa BPK juga dapat melakukan cross check perihal dana transfer seperti seperti Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah. Selain itu Ketua BPK RI juga menjelaskan mengenai penerapan Non Cash Transaction (NCT) dalam pengadaan barang dan jasa.  Dengan implementasi NCT diharapkan semua transaksi dilakukan melalui perbankan sehingga akan mempermudah penelusuran transaksi dan akan mengurangi peluang terjadinya korupsi. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Anggota BPK RI, Sapto Amal Damandari, Sekretaris Jenderal BPK RI, Hendar Ristriawan, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Sunarto serta para pejabat struktural di lingkungan BPK RI Perwakilan DIY.