APBD PERUBAHAN

Anggaran belanja, terutama belanja langsung Pemkot Jogja naik pada APBD Perubahan tahun ini.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jogja Kadri Renggono mengatakan dalam APBD murni tahun ini, anggaran belanja langsung sebesar Rp935,3 miliar. Sedangkan dalam APBD Perubahan, naik sebesar Rp115,4 miliar jadi Rp1,05 triliun.

Sebaliknya, anggaran belanja tak langsung, kata dia, justru turun jadi Rp744,4 miliar. “Dengan begitu, jika pada APBD murni belanja daerah sekitar Rp1,69 triliun setelah perubahan menjadi Rp1,79 triliun,” katanya sebelum Rapat Paripurna Pengesahan APBD Perubahan 2018 di Gedung DPRD Jogja, Selasa (18/9).

Beberapa alasan yang menyebabkan kenaikan anggaran belanja itu, diakui Kadri adalah adanya sejumlah tambahan kegiatan Pemkot Jogja. Selain untuk mengerjakan proyek infrastruktur, Pemkot juga berencana menambah dana investasi penyertaan modal untuk Bank BPD DIY sebesar Rp34,7 miliar dan PDAM sebesar Rp75,6 miliar. “Selain itu Pemkot juga mengajukan anggaran RP65 miliar untuk bank tanah,” kata dia.

Tak hanya itu, sejumlah pos juga mengalami perubahan. Salah satunya adalah Pendapatan Daerah yang naik sekitar Rp103,9 miliar (6,15%).

Sengketa Terminal

Pada APBD Perubahan tahun ini pula, Pemkot mendapatkan tambahan dana sebesar Rp56 miliar yang bakal digunakan untuk membayar utang kepada PT Perwita Karya. Seperti diketahui, utang itu merupakan imbas dari sengketa terkait pengelolaan Terminal Giwangan antara Pemkot dan perusahaan tersebut.

Dana Rp56 miliar itu, sebanyak Rp7,8 miliar bersumber dari pos Dana Cadangan, sedangkan sisanya diambil dari pos Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun lalu. “Total dana cadangan yang dicairkan Rp7,8 miliar, sisa pembayaran utang diambil dari pos Silpa,” katanya.

Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan pada APBD Perubahan ada sejumlah pos anggaran yang ditambah, salah satunya untuk bank tanah sebesar Rp65 miliar. “Sebelumnya hanya Rp4 miliar. Dana tambahan itu dipakai membeli 19 lahan. Itu bagian dari upaya untuk membuat bank tanah,” kata Heroe.

PERUBAHAN ANGGARAN BELANJA PEMKOT

Belanja langsung

·         APBD murni: Rp935,3 miliar.

·         APBD perubahan: Rp1,05 triliun.

Belanja tak langsung

·         APBD murni Rp755,9 miliar.

·         APBD perubahan Rp744,4 miliar.

TOTAL ANGGARAN BELANJA

APBD murni                : Rp1,69 triliun.

APBD perubahan         : Rp1,79 triliun.

                                                                    Sumber : DPRD Jogja

Selengkapnya: Tautan