Anggaran untuk pembangunan embung raksasa dan sirkuit balap dalam rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon (KUA-PPAs) Gunungkidul tahun 2018 dicoret.

Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan pencoretan anggaran pembangunan embung raksasa dan sirkuit dilakukan karena pemerintah masih melakukan pengkajian terhadap rencana kedua proyek tersebut.

“Memang masih dalam tahap pengkajian. Tetapi saat ini kami sudah berkoordinasi dengan pusat dengan embuat sumur bor sejumlah 15 titik pada tahun ini. Untuk menanggulangi kekeringan,” katanya, Jumat(31/8/2018).

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD gunungkidul Purwanto mengatakan pembangunan sirkuit tidak dihentikan karena dapat mewadahi warga masyarakat Gunungkidul.

“Sirkuit kan untuk mewadahi penggemar olahraga otomotif, dan juga bertujuan untuk memberantas balap liar. kalau dipending tidak masalah tetapi jangan dibatalkan,” tutupnya.

Selengkapnya: jogja.tribunnews.com